Dampak Pandemi Covid-19 Bagi Bisnis Properti

 

Proyek perumahan Griya Masangan Indah 3 Sukodono

Unesa Journalism – Sidoarjo – Hingga saat ini, Indonesia masih berjuang melawan pandemi Covid-19 yang telah terjadi sejak bulan Maret 2020 lalu. Hal tersebut berdapak pada aktivitas perekonomian rakyat Indonesia. Seluruh sektor bisnis dan usaha pun terkena dampak besar akibat pandemi ini, termasuk pada sektor bisnis properti.

Dampak pandemi covid-19 ini juga dirasakan oleh Eko Priyatno warga asal Wonoayu, Sidoarjo. Bisnis properti yang dimiliki Eko mengalami penurunan profit sejak adanya pandemi. “Penjualan rumah mengalami penurunan hingga 50%. Karena tingkat respon masyarakat untuk membeli rumah juga mengalami penurunan. Biasanya 1 proyek perumahan dalam waktu 3 bulan sudah sold out, tetapi saat pandemi seperti ini sudah 6 bulan belum sold out. Padahal untuk iklan juga sudah digencarkan, tetapi memang daya beli konsumen menurun” ujar Eko.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Eko guna meningkatkan penjualan properti nya. Iklan – iklan dan promo digencarkan di berbagai sosial media, hal ini membuat tim marketing harus bekerja ekstra. Eko mengatakan “Kita kasih promo potongan harga hingga lebih dari 10%, kita juga kasih kemudahan untuk pembeli rumah, contohnya rumah dapat dibeli flat 5 tahun tanpa bunga. Semua ini sebenarnya dilakukan untuk meningkatkan daya beli para konsumen, cara ini cukup ampuh tapi tidak banyak juga yang berminat. Meskipun cukup merugi, ini saya lakukan untuk bertahan dan adaptasi di kondisi seperti ini”.

Eko Priyatno, seorang developer properti.


Dampak covid-19 pada bisnis properti juga dirasakan oleh Wiyati, seorang developer asal Taman, Sidoarjo. Wiyati mengatakan bahwa semenjak pandemi ini dirinya tidak berani untuk membuka proyek baru karena takut jika modal yang digunakan tidak kembali sesuai target. “Padahal bisnis properti ini lagi anget – anget nya akhir tahun lalu. Ya tapi ternyata ada wabah ini mau gak mau kita harus adaptasi juga ya mbak” ungkapnya.

Jika ditanya perihal apa harapan untuk kedepannya, jelas semua ingin keadaan segera membaik. Segala upaya untuk menghentikan penyebaran virus ini juga sudah dilakukan oleh pemerintah, guna nantinya keadaan perekonomian kembali stabil.

 

ELFIRA RAMADHAN A.P – 20041184024 – IKOM UNESA 2020 A

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fenomena Demo Tolak RUU Omnibus Law