Seblak, Jajanan Pedas Kekinian

 

Seblak Mie


Unesa Journalism - Sidoarjo - Sebagian besar orang Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan Seblak, jajanan khas dari Bandung, Jawa Barat. Kuliner yang pernah viral pada tahun 2016 –an dan tetap ramai peminatnya hingga saat ini.

Umumnya seblak berbahan dasar kerupuk yang direbus sehingga tekstur  nya menjadi kenyal lalu ditambah dengan bumbu pedas gurih yang nikmat. Bisa dibilang jajanan ini sangat cocok dilidah orang Indonesia.

Meskipun ini merupakan makanan khas Jawa Barat, tetapi banyak juga loh yang menjual seblak di berbagai daerah lainnya. Contohnya seperti Jayanti Oktavia, yang akrab dipanggil Via. Merupakan pedangan seblak asal Sidoarjo. Via membuka warung seblaknya pada tahun 2017 yang letaknya di Taman Pinang, Sepande, Sidoarjo.

https://www.instagram.com/seblakmamade/

“Awal mulai usaha seblak tahun 2017. Alasan buka karena emang niat hijrah, resign dari karyawan swasta ke wirausaha. Eh ternyata timing nya tepat pas seblak lagi viral di Jakarta” Ungkap Via.

Via juga menambahkan kalau makanan pedas memang banyak peminatnya, dan rata – rata adalah anak muda. Selain karena rasa pedas gurih yang nikmat, harga seblak yang dijual Via bisa dibilang terjangkau, yaitu hanya Rp. 8.000 – Rp. 20.000 tergantung dengan topping yang dipilih.

“Dulu awal – awal buka omset nya bisa mencapai 4 juta per harinya. Tapi kalau sekarang ya memang tidak sebanyak saat viral dulu, tapi satu hari minimal 100 porsi yang terjual” Lanjut Via.

Eksistensi seblak dari tahun ke tahun memang mengalami perubahan tapi tidak terlalu signifikan. Rasa seblak memiliki daya tarik tersendiri yang membuat penggemarnya tidak bisa move on dari jajanan khas Bandung ini. Seperti yang dikatakan oleh Dina Nurmalia Putri, seorang mahasiswi salah satu universitas di Surabaya.

"Seblak itu rasa pedesnya bikin nagih dan ngangenin!"  

- Dina Nurmalia Putri 

 Tidak jauh dari yang dikatakan oleh Dina tadi, “Seblak itu rasanya pedes dan berbeda dengan makanan lain, spesial banget deh” Ungkap Sultan Rizky Dharmawan, Seblak Lovers asal Sidoarjo. “Selain  itu yang bikin suka seblak tuh sensasi pas makan kerupuknya” Saut Alif Hidayatullah.

Dapat dikatakan bahwa seblak ini telah menjadi salah satu primadona jajanan masa kini. Banyaknya peminat seblak ini juga dirasakan oleh Imam Hanafi, salah satu driver ojek online.

Imam Hanafi, Driver Ojek Online

 
“Kalau di go-food yang paling banyak diminati itu seblak dan ayam geprek. Minimal satu hari itu saya bisa antar 20 porsi seblak, itu minimal” Ungkap Imam.

Meskipun dimasa pandemi seperti ini, tenyata tidak mengurangi eksistensi seblak sebagai jajanan pedas kekinian. Imam juga mengatakan bahwa selama pandemi pembeli seblak masih stabil dan bisa dibilang bertambah banyak dibandingkan sebelum pandemi.

“Iya, banyak sekali pembelinya. Sampai kalo pesan ke toko seblak itu harus antri lama, bukan karena pelayanannya yang lemot tapi karena pembelinya ramai” Tambah Imam.

 

 ELFIRA RAMADHAN A.P - 20041184024 - IKOM UNESA 2020A


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fenomena Demo Tolak RUU Omnibus Law